Flu Babi dan Pencegahannya

Posted: 06/05/2009 in ARTIKEL
Tag:, , , ,

Dipertangahan tahun 2007 di Negara kita di hebohkan dengan penularan penyakit flu burung yang disinyalir penyakit tersebut berasal dari hewan unggas umumnya hewan ternak ayam, berbagai cara telah dikampanyekan oleh pihak pemerinta untuk menanggulangi dan mengurangi penularan penyakit tersebut. Di akhir bulan april tahun 2009 ini kembali penyakit yang berasal dari seekor hewan ternak babi menghebohkan Negara Meksiko dengan berita yang menerangkan korban penularan virus flu babi ini relatif meningkat dan sudah ribuan korban manusia yang dirawat dirumah sakit bahkan puluhan korban meninggal karena penyebaran virus flu babi (H1N1) yang tak terduga begitu cepat dampaknya.

Sekolah-sekolah sudah dihentikan aktifitasnya oleh pemerintah meksiko untuk beberapa waktu serta pemerintah di Negara Meksiko melarang masyarakat dan buruh pabrik menggelar pawai untuk memperingati hari buruh pada tanggal 2 Mei lalu untuk mengurangi kontak langsung antar manusia, begitu juga di berbagai Negara telah memberlakukan Travel Warning untuk pendatang yang berasal dari Negara Meksiko, di Negara kita pun telah memberlakukan travel warning di beberapa bandara yang menjadi tempat transit para pengunjung dari Negara-negara asing.

Kita masih beruntung wabah Flu babi belum begitu mengancam,. namun bagi yang menikmati daging babi mesti waspada melakukan pencegahan setidaknya tidak makan daging babi terutama yang diolah dengan dibakar atau dipanggang. Konon kabarnya daging yang dimasak dengan cara direbus lebih aman.

I. Apa itu Flu Babi ( H1N1 )

• Flu babi adalah penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus yang sangat menular, ada tiga jenis virus (A, B, C) yang dapat mengubah (change), dan ada beberapa subtipe. Dan yg terpenting diketahui adalah karena ia mampu menyerang semua usia, dan lokasi dalam mutasi-mutasi virus yg sering menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian pada banyak orang, sering terjadi pada anak-anak dan orang tua.
• Flu babi tidak sama dengan Flu yang lain yang disebabkan oleh udara dingin
• Penularan Flu Babi
• Cara penularan flu babi biasanya melalui secretions (proses pengeluaran) dari mulut dan hidung (batuk, bersin, berbicara, bernyanyi) atau kontak langsung (tangan, walau tidak terkena lendir/ludah pasien. Sangat contagious/menular (3-7 hari setelah gejala awal) dan risiko yang lebih tinggi jika terjadi di ruang tertutup (kamar, nurseries/ruang perawatan, sekolah, perawatan di rumah, ruang darurat, dll). Dapat menjadi epidemi/pandemi ke seluruh dunia dalam waktu 3 sampai 6 bulan.

II. Mengenali gejala virus flu babi :
• Demam lebih dari 38 ° C.
• Sering batuk dan intens.
• Sakit kepala.
• Kurang nafsu makan.
• Hidung tersumbat/sengau
• Lain-lain rasa tidak enak.

Bagaimana mengobati penyakit flu babi :
1. Untuk pencegahan secara umum bisa dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara alami, dan pola hidup yang sehat. Untuk pemanfaatan herbal bisa dipilih herbal temulawak, temu mangga, temu putih dan juga jahe. Atau bisa juga menggunakan teh celup herbal seperti Mashiwa, Wedang Wedding atau Kateena dicampur madu herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bagi anak2 bisa menggunakan Instant Made III dan Maducil.Berikut ini informasi lebih rinci tentang Flu Babi

2. Untuk resminya belum ada obat yg manjur utk menuntaskannya, tetapi ada obat yang berfungsi utk mengurangi/memperla mbat laju kegawatan penyakit, memperpendek dan mengurangi gejala-gejala jika masih terpantau dalam waktu 48 jam pertama rasa sakit. Penggunaan obat-obatan adalah sangat sensitif, hanya dokter dapat menentukan apakah pasien harus dirawat sebab mereka juga tidak bebas menjalani kontak dg manusia lain (yg tidak terinfeksi virus)

Pencegahan penyebaran flu babi
Ada vaksin sebagai cara terbaik untuk mencegah flu jenis ini, maka setiap tahunnya telah disiapkan dengan mempertimbangkan jenis virus yang beredar di dunia, tetapi tidak (terlalu) baik bagi orang-orang yang alergi terhadap protein telur, sebuah pengalaman serius mengenai reaksi terhadap vaksin pernah dialami pada peristiwa “Guillain-Barre syndrome” (enam bulan setelah vaksinasi).

PANDUAN KEPADA MASYARAKAT UMUM:
1. Hindari kontak dengan orang-orang yang memiliki infeksi pernafasan flu babi.
2. Jangan menyapa atau mencium tangannya.
3. Jangan berbagi makanan, penggunaan cangkir, piring, atau peralatan makan lainnya.
4. Berikan kebebasan sinar matahari memasuki ruang dalam rumah, kantor, dan ruang-ruang tertutup lainnya (utk membakar virus).
5. Jaga ruang dapur, kamar mandi, handle pintu, railings/pagar tangga, mainan anak-anak, telepon atau artikel-artikel/ majalah yg digunakan tetap dalam keadaan BERSIH.
6. Jika terjadi demam mendadak, batuk-batuk, sakit kepala, sakit pada otot dan sendi, segera periksakan diri ke dokter atau unit kesehatan yg ada.
7. Hangatkan badan dan hindari perubahan suhu mendadak (yg menyebabkan ketidakseimbangan tubuh sehingga menjadi flu).
8. Makan buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin A dan C (wortel, pepaya, jambu biji, jeruk kepruk, jeruk, lemon dan nanas).
9. Seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air.
10. Hindari berkecimpung dalam lingkungan yg terkontaminasi virus tsb.
11. Tidak merokok di tempat tertutup atau di dekat anak-anak, orang tua atau pasien.
12. Ke dokter segera jika menemui/mengalami gejala-gejala.

Langkah-langkah yang direkomendasikan untuk mereka yang menderita flu babi :

• Tinggallah di rumah, menghindari berpergian ke pusat-pusat kerja, sekolah atau tempat di mana terdapat konsentrasi banyak orang (teater, bioskop, bar, bis, metro, klub malam, pesta, dll). Ini akan mencegah menjangkiti orang lain dari diri Anda.
• Tutup mulut dan hidung dengan tisu/saputangan ketika berbicara, batuk, dan bersin. Ini akan mencegah orang-orang di sekitar anda menjadi sakit.
• Hindari menyentuh mata, mulut dan hidung orang lain utk menghindari virus menyebar
• Flu dapat dicegah melalui penerapan vaksin yang disiapkan sesuai dengan jenis virus yang beredar di dunia), harus mendapatkan divaksinasi setiap tahun.
• Hindari debu, asap bergerak dan zat lainnya yang dapat mengganggu pernafasan dan membuat anak-anak lebih rentan terhadap penyakit.
• Gunakan cubrebocas, buang tisu hasil bersin ke kantong plastik dan bersinlah di ujung ruangan (jauh dari orang lain).
• Jika setelah 24 jam tanpa gejala, Anda dapat bekerja normal kembali.

sumber : jawapos, Herbal Ning Harmanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s